Rabu, 27 Juli 2011

sungguh, aku RINDU kamu :( #isengbuat

Slama ini aku hanya bisa berharap, kamu masih ingat sama semua kenangan kita dulu, baik itu yg manis, pahit, dll :) Kenangan yg dulu, dan mungkin sampai sekarang, masih terangan-angan dalam benakku :’) Meskipun kamu tak ingat lagi dengan diriku yg dulu pernah menjadi seseorang yg kamu cintai dan kamu sayangi :') Menjadi seseorang yg menempati urutan nomer  SATU dihatimu :’) Saat ini, aku bukan siapa-siapamu lagi :( hanya TEMAN BIASA, itupun kalau kamu masih menganggapku sebagai TEMANMU :’) Tapi kalau tidak (?) Okelah, tak apa bagiku :') Yg aku pikirkan hanyalah, KEBAHAGIAANMU :’)

Jujur aku rindu kamu :( Aku rindu belaianmu :( Aku rindu suaramu yg hampir setiap malam menemani tidurku, meskipun hanya lewat telfon :( Yg sangat aku rindu adalah DIRIMU :'* Dirimu yg dulu slalu ada didekatku, disampingku :( Dirimu yg slalu mengkhawatirkan keadaanku :( Dirimu yg pertama kali menanyakanku, “sudah makan?” :( Tapi sekarang (?) Aaah, entahlah ! aku LEMAH sekarang :’(

Kamu pergi tinggalkan aku disaat aku sangat menyayangimu, bahkan mungkin disaat aku sangat mencintaimu :( Selama aku bersamamu, kamu mampu membuatku jauh lebih baik, sangat baik :) Membuat hariku lebih indah daripada hari kemarin :’) Tapi , saat ini yg tertinggal hanya kenangan kita dulu, yg masih tersimpan rapi dalam memori hatiku, dalam album kenangan kita :') Dan hanya bayanganmu yang selalu hadir di setiap mimpi indahku saat aku tertidur lelap dalam gelapnya malam :')

Untuk saat ini, yg masih membekas dalam hatiku hanya luka lahir batin :( Luka yg selalu menemaniku disaat ku ingat dirimu, dirimu yg telah kecewakan aku :'( Luka yg sangat dalam, sangat sakit, bahkan mungkin sangat membuatku merasa terhanyut dalam perasaan TAKUT :’( Hampir setiap hari aku meneteskan air mata :’( Karena aku teringat dirimu yg dulu selalu ada untukku saat itu, setiap saat :'(

Sungguh ku akui, bahwa aku tak mudah jatuh cinta pada seseorang setelah aku tak lagi bersamamu :O karna perasaanku yg sangat menyayangimu dan masih sama seperti dulu :'( Aku ingin kita seperti dulu lagi :( Kita yg selalu bersama , saling menyayangi, saling mencintai, saling melengkapi satu sama lain  :') Tapi aku rasa untuk saat ini tidak mungkin :( Bukan mustahil, tetapi karena kamu masih bersamanya :(

Yaaa, DIA ! :’@ DIA adalah seorang WANITA yg menggantikan posisiku saat aku tak lagi bersamamu :’( Hmmm, sungguh, aku HANCUR :’( dalam sekejap, hidupku, harapan-harapan indahku, semua angan-anganku, dibuat luruh berantakan oleh orang yg ku percaya, orang yg kucintai, orang yg menempati urutan teratas dalam hatiku :’(

Aku MARAH (?) Yaaa, aku memang marah :’@ Karena apa (?) Karena aku merasa tidak berdaya :’( Karena cintaku tidak dibela :’( Karena DIA, wanita yg menggodanya (atau sebaliknya?) :’@ Juga marah kepada diriku sendiri, karena membiarkan diri terus berharap :’( Terus bertahan dalam rasa sakit :’( Terus terjebak dengan pertanyaan “mengapa”, dan yg lebih menyakitkan, “why me?” :’(

Mungkin kamu sudah tak butuhkan diriku lagi :’( Tapi jika suatu saat engkau membutuhkan aku, DATANGLAH PADAKU :’) AKU SLALU ADA UNTUKMU :’) aku JANJI ! :’)

tolong, jangan pergi! :( #isengbuat

Malam itu, aku menulis sebuah cerita tentang diriku dan dirimu. Dan hari itu juga, aku memikirkan untuk melepasmu pergi dari hidupku, karena AKU SUDAH TERSAKITI OLEHMU! :( Aku hanya ingin kamu mengerti, mengerti tentang perasaanku. Perasaan bahwa aku sangat mencintaimu, menyayangimu, bahkan slalu berharap, kau juga begitu padaku :( Tetapi apa yg aku dapat (?) Hanya sepotong patahan hati yang telah kau buang dalam keadaan hancur saat MENYAYANGIKU, pikiranku tertuju padamu yang semakin inginkan aku untuk PERGI :( Pergi jauh meninggalkanmu, tanpa harus ada aku dan bayangku lagi disampingmu :’(

“AKU SAYANG KAMU, TOLONG JANGAN TINGGALKAN AKU, KAPANPUN ITU !!” ucapku lantang dalam hati.
Tiba-tiba terdengar suara, atau mungkin hanya halusinasiku saja, "BODOH, SANGAT BODOH! Buat apa kau berharap lebih? DIA tak butuh KAMU!"

Bodohnya aku! Aku menghiraukan suara itu :( Pikiranku saat itu hanyalah, AKU INGIN TETAP BERSAMAMU.
Pagi yang cerah setelah aku meluapkan air mata penyesalanku untuknya, aku melangkahkan kakiku menuju kelasku dengan harapan bisa membuka lembaran baru dan membuka hati kepada yang lain. Alhasil, aku mulai tak mampu setelah seminggu aku mencoba melupakan. Bayang wajahnya masih selalu membayangi dan menghantui benakku.

Aku tau rasa ini semakin tumbuh semenjak dia pergi jauh dan tanpa kabar, dan tak bisa lagi merasakan perhatiannya, kasih sayangnya, dan suara yang membuatku jatuh hati SEJAK PANDANGAN PERTAMA :( Aku mulai sadar dan slalu sadar, bahwa CINTAKU BUKAN MAUNYA!

Aku menggambarkan simbol kasih sayangku :’) Slalu ku tuliskan namanya menjadi gambaran indah di setiap hidupku :’) Ku pasang bingkai bergambarkan HATI di namanya yg aku ukir dihatiku :’) Tak lupa, ku pasangkan lampu kecil berwarna-warni yg menjadi hiasannya :’)

Aku mempunyai cita-cita yang sangat kuat untuk menggapainya, tapi aku menyerah saat diujung sudah penantianku. :( Sakit memang jika aku semakin mengerti, KAU TAK INGINKAN AKUTAPI DIA :’(

lepaslah sudah harapanku bersamanya saat dia menolak keinginanku untuk kembali :( Betapa MALUNYA aku SAAT itu :( Aku hanya bisa menangis :’( Tapi apa daya, semua TAK ADA GUNA :’( semua sudah PERGI, bahkan SAHABAT-SAHABATKU yg sempat aku pertahankan demi meninggalkan DIA yg aku SAYANG pun PERGI menjauh meninggalkan aku sendiri disini :’( Allah, AKU BUTUH TEMAN! :’(

Sempat aku berfikir untuk mengakhiri hidupku karnanya :O “skali lagi, BODOH!” suara halusinasi itupun muncul lagi.
Otakku semakin berputar untuk memikirkan ini MATANG-MATANG! yaAllah, beri aku jalan keluar dimana aku harus mengakhiri semua ini :’(

Setiap saat, slalu aku sempatkan menitip doa untuknya, mendo'akan yang terbaik agar mendapat yang baik :’) Walau aku sadar aku bukan siapa-siapanya :O Yg aku tau, aku tak berguna lagi untuknya :’(

DOAKU :
Allah, engkau yg maha pengasih lagi maha penyayang :) Yg maha tau sgala nyaa tentang kami :) Maafkan kesalahan kami :'(

Kuatkan hatiku bahwa semuanya TINGGAL KENANGAN :’) sungguh aku menyayanginya atas-MU :’)  Sampaikan semua salam RINDU-ku untuknya :’) Maafkan aku yg tak bisa berhenti memikirkannya :'( Sadarkan aku, bahwa dia bukan milikku dan bukan hak-ku lagi :'( Dan akhirnya aku tak berarti apa-apa untuknya :'(

Allah, jaga dia untukku :') Dimanapun dia berada :') Jauhkan dia dari perbuatan yg KAU haramkan :') Dan buat dia selalu di jalanMU :') Buang sikap kasar dan semua amarah di dirinya :') Buat dia jadi sosok yg indah :') Beri dia kebahagiaan dan kemudahan untuk menggapai keinginannya :')

Allah, aku yakin KAU maha tau apa yg aku rasa saat ini :) Tapi aku mohon, jangan sekalipun dia merasakan yg kurasa :'( Tak mampu aku melihat dia terluka sepertiku :'(
Allah, kabulkan semua DOA-DOA ku ini, amiiin :')

Aku wanita, namun bukan berarti aku lemah :') Aku kuat kok, HARUS :')

Mengapa aku begitu lemah?
Mengapa aku begitu mudah mengeluarkan air mata?
Bukankah itu tanda bahwa aku hanyalah seorang wanita yang lemah?

Ketika orang lain mencibirku karena kelemahan ini, aku tidak pernah ambil pusing :')
Tapi saat kamu mengatakan kalau aku hanyalah seorang wanita lemah saat menangis, sungguh itu sangat menyiksa perasaanku :'(
Walaupun aku tahu, pasti itu semua karena kamu tidak ingin melihatku menangis dan tersiksa dengan air mataku :')

Aku, tidak pernah sekalipun meminta kepadaNya untuk menjadikanku seorang wanita yang mudah menangis :')
Pernah suatu saat aku sedikit mengajukan ‘protes’ kepadaNya karena ‘anugerah’ ini :'(
Tapi setelah aku pikir lebih mendalam lagi, tidak mungkin Dia menjadikan sesuatu tanpa tujuan atau rencana dibalik semua itu :')
Dan aku yakin Tuhan mempunyai maksud lain dengan ‘air mata’ ku ini :')


Tahukah kamu, aku menangis di depanmu bukan karena aku menyalahkanmu :o
Aku menangis di hadapanmu karena aku mempercayaimu, dan aku merasa nyaman untuk meluapkan semuanya kepadamu :')
Percayalah, aku tidak pernah melakukan itu saat berhadapan dengan orang yang tidak memiliki kedekatan batin denganku :')

Jadi, biarkanlah aku menangis saat aku harus menangis :'(
Maaf, aku tidak bisa menghentikannya :'(
Hanya satu hal yang kuminta, bersediakah kamu untuk meminjamkan bahu sebagai tempat bersandar saat aku ‘harus’ menangis?